Hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H: DMDS Perkuat Ukhuwah dan Karakter Santri Melalui Seni dan Keteladanan Rasulullah
๐ 26 September 2026 ยท ๐๏ธ 2 dibaca
DELI SERDANG โ Suasana penuh khidmat dan kebersamaan menyelimuti Masjid Pesantren Darul Muttaqin Deli Serdang (DMDS) pada hari Minggu, 13 September 2026. Seluruh civitas akademika, mulai dari santri, dewan guru, ustaz-ustazah, staf pesantren, wali santri, hingga masyarakat sekitar, berkumpul dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M.
Peringatan Maulidul Rasul tahun ini mengusung tema โMerajut Ukhuwah Menguatkan Iman, Menelaah Rasulullahโ. Tema ini diharapkan mampu menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus meneladani akhlak mulia Nabi besar Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Acara dibuka secara atraktif oleh tiga orang protokol santri dalam tiga bahasa (Bahasa Indonesia, Arab, dan Inggris), yakni Rafa, Aidil Syahputra, dan Aufar. Nuansa religius semakin kental tatkala kumandangan salawat rasul diiringi seni hadron yang dibawakan oleh kelompok santri putra di bawah bimbingan Ustaz Rafi.
Rangkaian acara berlanjut dengan sambutan dari Yayasan DMDS yang diwakili oleh Bapak Assoc. Prof. Dr. Muhammad Irwanto, ST., MT., IPM. Tak kalah menarik, kisah perjalanan mulia Nabi Muhammad SAW turut dikemas secara menarik dan disampaikan dalam tiga bahasa oleh Alvaro Nizam, Sindy, dan Falhan.
Pementasan Drama Sarat Makna Salah satu momen yang paling menyita perhatian hadirin adalah pementasan drama inspiratif. Drama tersebut mengisahkan perjalanan seorang anak perempuan yang sempat kehilangan arah hingga terjerumus dalam kehidupan kelam, yang berujung pada kesedihan mendalam dan jatuhnya sang ibu hingga jatuh sakit.
Alur cerita kemudian membawa penonton pada titik balik ketika sang anak memutuskan untuk bertobat dan masuk pesantren untuk memperdalam ilmu Al-Quran. Transformasi signifikan terjadi hingga ia tumbuh menjadi pribadi yang saleha. Meski diuji dengan wafatnya sang ibunda tercinta, dengan dukungan penuh dari teman-teman perempuannya, ia tegar dan turut menyembahyangkan jenazah sang ibu dalam suasana penuh haru.
Puncak acara diisi dengan ceramah agama dan tausiyah hikmah Maulidul Rasul yang disampaikan langsung oleh Pimpinan Pesantren DMDS, Ustaz Bustomi Muhammad Nur, LC. Acara kemudian ditutup dengan pembacaan doa bersama, memohon keberkahan serta syafaat Rasulullah SAW bagi seluruh hadirin dan umat Islam. (Red)